NOTE! This site uses cookies and similar technologies.

If you not change browser settings, you agree to it.

I understand

SDGs for All

SDGs for All is a joint media project of the global news organization International Press Syndicate (INPS) and the lay Buddhist network Soka Gakkai International (SGI). It aims to promote the Sustainable Development Goals (SDGs), which are at the heart of the 2030 Agenda for Sustainable Development, a comprehensive, far-reaching and people-centred set of universal and transformative goals and targets. It offers in-depth news and analyses of local, national, regional and global action for people, planet and prosperity. This project website is also a reference point for discussions, decisions and substantive actions related to 17 goals and 169 targets to move the world onto a sustainable and resilient path.

World Religious Leaders' Astana Congress Pledges 'Unity in Diversity'

Oleh Ramesh Jaura

ASTANA (IDN) – Pada titik krisis ketika toleransi agama diasingkan untuk dilupakan, konferensi internasional telah menyerukan "kepada semua orang dalam iman dan niat baik " untuk bersatu, dan menyerukan "memastikan perdamaian dan harmoni di planet kita ".

Seruan tersebut muncul dari Kongres Pemimpan Agama Dunia dan Tradisional di Astana, kota Kazakhtan, yang didirikan dengan prinsip "persatuan dalam keanekaragaman ". Kongres tersebut ditutup dengan ‘konser perdamaian’, tempat 500 penyanyi paduan suara dari lima benua di dunia ambil bagian.

2030 SDGs Game. Credit: Imacocollabo

Oleh Ramesh Jaura dan Katsuhiro Asagiri

BERLIN | TOKYO (IDN) – Laporan mengatakan bahwa saat Albert Einstein berusia sekitar lima tahun dan terbaring di tempat tidur, ayahnya memberinya sebuah kompas saku magnetik untuk dimainkan. Dia membolak-balikkannya, bertanya-tanya bagaimana jarum itu selalu tahu untuk menunjuk ke arah utara.

Takeo Inamura dan Nobuhide Fukui berbagi rasa ingin tahu yang sama tentang bagaimana 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dari Agenda Tahun 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan, para pemimpin dunia yang menyetujui pada bulan September 2015 di KTT PBB bersejarah di New York, dapat benar-benar mengubah dunia.

Photo: India's top beach destination Goa commits to #BeatPlasticPollution. Credit: World Environment Day.

Oleh Sudha Ramachandran

BANGALORE (IDN) – Rajeswari Singh yang berusia 32 tahun menjalankan misi maraton selama enam minggu pada Hari Bumi Sedunia dengan jarak tempuh sekitar 1.100 kilometer dari Vadodara di India barat hingga sampai di New Delhi pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni, sambil membawa pesan sederhana 'Stop penggunaan plastik', dan menekankan larangan segala jenis minuman atau makanan dengan kemasan plastik.

Faktanya, dia belum pernah menggunakan plastik jenis apa pun dalam satu dekade terakhir. Selain itu, pesan yang dibawanya menggemakan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini – 'Kalahkan polusi plastik' – di mana India, merupakan salah satu di antara sepuluh konsumen plastik terbesar dunia, yang menjadi tuan rumah global.

Foto: ©FAO/Riccardo Gangale

Oleh Jaya Ramachandran

ROMA (IDN) - Produksi makanan di dunia lebih dari cukup untuk memberi makan semua orang, namun 815 juta orang kelaparan, menurut FAO, Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Bagaimana cara memastikan agar populasi global yang terus tumbuh—diproyeksikan naik jadi sekitar 10 miliar pada tahun 2050—akan memiliki cukup makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka, dengan demikian merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia. Para ahli melihat solusi dalam agroekologi.

Oleh Ronald Joshua

NEW YORK | BAMAKO (IDN) – Fatou Dembele adalah seorang petani di negara Mali yang dikelilingi oleh daratan, di mana separuh populasinya yang bergerak di bidang pertanian adalah wanita. Pertanian adalah sektor utama untuk mengangkat para wanita ini dari kemiskinan. Namun semakin meningkatnya degradasi lahan dan sumber daya alam yang disebabkan oleh perubahan iklim mengakibatkan keadaan menjadi semakin sulit bagi mereka.

Oleh karenanya, saat pertama kali tanaman Dembele mulai mati, ia mengira bahwa lahannya telah rusak dan mata pencahariannya pun terancam. “Kami mengira tanah kami sakit. Kami tidak tahu bahwa ada parasit yang menyerang akar tanaman dan dapat membunuhnya,” kata Dembele.

Oleh Kalinga Seneviratne

KHAOSAN, Bangkok (IDN) – Saat menyangkut pembangunan berkelanjutan, orang-orang jarang membahas tentang banyaknya pedagang kaki lima yang menjalankan mata pencahariannya di jalan-jalan di Thailand, dan juga di seluruh wilayah lainnya di Asia.

Bahkan upaya untuk menghentikan bisnis mereka – seperti usaha yang dilakukan oleh gubernur Bangkok selama setahun untuk membersihkan jalan-jalan kota dari para pedagang kaki lima – berlalu begitu saja tanpa mendapat perhatian.

Oleh Kalinga Seneviratne

CHANTABURI, Wilayah Timur Laut Thailand (IDN) –Dokter yang giat dan peduli masyarakat di komunitas pertanian pedesaan di wilayah timur laut Thailand ini bekerja sama dengan sebuah sekolah untuk anak-anak kurang mampu, yang didukung oleh sebuah yayasan yang didirikan oleh Putri Maha Chakri Sirindhorn, putri kedua dari almarhum Raja Bhumibol yang meninggal dunia pada Oktober 2016.

Sekolah tersebut bertujuan untuk memberdayakan para murid guna menyelami bidang kedokteran melalui jalur karier yang tak konvensional, yang menghadirkan pendekatan multifaset guna mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Foto: Pemandangan Konferensi Vatikan pada tanggal 10-11 November 2017. Kredit: Katsuhiro Asagiri | IDN-INPS

Oleh Ramesh Jaura

KOTA VATIKAN (IDN) – Ketika para pemimpin dunia menyetujui 'Mengubah dunia kita: Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan', sebagai dokumen hasil KTT Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk adopsi pembangunan pasca-2015 dua tahun lalu, mereka menetapkannya sebagai "sebuah rencana tindakan untuk manusia, planet dan kemakmuran" yang "juga berusaha untuk memperkuat perdamaian universal dalam kebebasan yang lebih besar".

Dokumen tersebut, yang mencakup 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals - SDG) dan 169 target, didasarkan pada sebuah konsensus yang muncul dari diskusi yang berkepanjangan dalam Kelompok Kerja Terbuka. Ini dengan cermat menghindari kata-kata seperti "dunia yang bebas dari senjata nuklir".

Foto: Anders Oskal dari Pusat Internasional Peternakan Rusa Norwegia mengatakan Program Pengawasan dan Penilaian Arktik Dewan Arktik bekerja dengan penggembala rusa kutub dan bagaimana mereka menghadapi perubahan iklim. Kredit: Lowana Veal | IDN-INPS.

Oleh Lowana Veal

REYKJAVIK (IDN) - “Penduduk pulau tidak ada hubungannya dengan perubahan iklim meskipun mereka mungkin paling menderita,” Nainoa Thompson dari Polynesian Voyaging Society mengatakan kepada sebuah seminar Lingkaran Kutub Utara yang berfokus pada perspektif global mengenai pengetahuan tradisional, sains, dan perubahan iklim. Thompson berasal dari Hawaii, namun rekan pembicaranya berasal dari Thailand, Chad, Fiji, Kenya, dan Laplandia Norwegia.

Penderitaan penduduk pulau Pasifik Selatan adalah salah satu tema utama Majelis Lingkaran Arktik tahun ini, yang diselenggarakan di Reykjavik untuk tahun kelima berturut-turut. Acara tahun ini (berlangsung dari tanggal 13 sampai 15 Oktober) sangat luas cakupannya, dengan pilihan 105 sesi pelarian (seminar) serta pidato dan diskusi panel.

Foto: Sekawanan Moorish Idol berenang melintasi terumbu karang, Ha’apai, Tonga. Oleh: UNEP GRID Arendal/Glenn Edney

Oleh J Nastranis

PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA (IDN) – Laut sangatlah penting bagi kemanusiaan dan masa depan kita bersama dalam seluruh keberagamannya. Laut menyelimuti tiga perempat bagian dari planet kita, menghubungkan populasi dan pasar, dan merupakan bagian yang penting dari warisan alam dan kebudayaan kita.

Laut menyediakan hampir setengah dari oksigen yang kita hirup, menyerap lebih dari seperempat karbon dioksida yang kita embuskan, memegang peranan penting dalam siklus perairan dan sistem iklim, serta merupakan sumber penting bagi keanekaragaman hayati dan ekosistem planet kita.

Page 1 of 2

Newsletter

Donate

We are a close partner of the Global Cooperation Council and request your support for continuing to raise international understanding with a view to eradicating poverty and inequality, halting environmental degradation, and fostering prosperity, and peace and justice.



Striving

Striving for People Planet and Peace 2018

Mapting

MAPTING

Fostering Global Citizenship

Partners

 


Please publish modules in offcanvas position.